Anteng Kitiran

Hembusan Udara Segar dari Anteng Kitiran

Seperti layaknya kitiran atau baling-baling, grup ini memiliki filosofi bergerak cepat, tenang dan memberikan kesejukan jiwa raga dalam penampilan dan karya yang dibawakan. Kitiran yang berputar dapat memberikan rasa adem dan ayem, hal ini diharapkan sejalan dengan karya yang mereka bawakan. Logo mereka sendiri pun terinspirasi dari filosofi jawa sedulur papat, lima pancer yang merupakan gambaran elemen nafsu dan roh manusia dan diilustrasikan dengan lima warna berbeda.

Pada awalnya Anteng Kitiran merupakan trio yang berisikan biola, keyboard/piano, dan bass. Namun setelah dirasa butuh elemen lain untuk memperkaya komposisi yang digarap oleh grup ini, akhirnya diputuskan untuk menggandeng pemain drum/perkusi. Komposisi garapan grup ini pun terinspirasi dari buku aransemen gending Jawa karya komponis Jawa dan juga luar negeri. Selain itu buku-buku teori musik Eropa dan Amerika juga menjadi tambahan guna menemukan formula terbaik untuk menciptakan karya yang memiliki nuansa dan rasa tradisional yang kental. Anteng Kitiran juga mencoba untuk menggabungkan nada pelog dan slendro dalam gamelan serta jazz dan musik klasik untuk menghasil suara baru.

Pada Ngayogjazz 2018 kali ini, grup yang digawangi oleh Eko Yuliantoro (biola), Krisna Pradipta Tompo (keyboard/piano), Gagah Pacutantra (drum), dan Harly Yoga Pradana (bass) akan membawakan beberapa komposisi yang layak untuk dinantikan, monggo Honn disaksikan bersama ya!