Jatiraga

Band yang mengusung semangat tradisi dalam musik jazz – fusion ini, mencoba menuangkan sebuah refleksi atas dinamika kehidupan masyarakat di era kontemporer. Eksistensi individu sebagai agen sosial menjadi titik berangkat dalam melihat dunia dan segala permasalahannya, merefleksikan diri yang seolah hasil dari percampuran banyak hal, setidaknya antara modern dan tradisi.

Dipimpin oleh Ragipta Utama (gitaris), pada 2015 JATIRAGA yang bermakna “kesejatian diri” terbentuk dari keyakinan bahwa setiap musik Barat yang dipelajari dan dimainkan selalu akan berbaur dengan semangat hidup yang dijadikan pegangan sehari-hari, semangat yang kita warisi dari tradisi kehidupan masyarakat yang melahirkan dan membesarkan kita.

Dari semangat itulah, JATIRAGA menyajikan berbagai perjumpaan dan perkawinan antara musik Barat dan Tradisi, antara synthesizer dan gendang, antara teriakan vokal dan kentongan.

Penampilan Jatiraga pada acara Ngayogjazz di Kledokan ini pasti akan menyadarkan kita, bahwa kita adalah bagian dari tradisi panjang masyarakat yang beragam budaya dan kesadarannya, yang kita kenal dengan Nusantara.