Komunitas Jazz Lampung

Komunitas Jazz Lampung

Sedulur jazz yang mulai aktif pada tahun 2011 di Lampung ini, telah memeriahkan Ngayogjazz dalam beberapa kesempatan dan di setiap penampilannya selalu ada warna khas Lampung yang terselip dalam bunyi-bunyiannya. Komunitas Jazz Lampung merupakan wadah bagi sedulur jazz di kota Lampung untuk berbagi tentang musik, jazz khususnya, dan tidak memberikan batasan pada siapapun untuk turut serta didalamnya. Ada juga acara rutin yang digelar selain berkumpul dan belajar bersama serta workshop bersama dengan musisi senior seperti Idang Rasjidi, Ari Toledo, dan juga Indro Hardjodikoro. Selain itu Komunitas Jazz Lampung pun terinspirasi pelaksanaan Ngayogjazz di Brayut untuk menciptakan konsep acara tahunan yang nantinya dapat membuat gaung jazz di Lampung semakin dikenal banyak pihak.

Pada kesempatan kali ini, dengan berkembangnya iklim jazz di Lampung dan juga tumbuhnya semangat anak muda untuk bermain jazz, Komunitas Jazz Lampung akan membawakan generasi baru bertalenta yang akan menyuarakan warna Lampung di Ngayogjazz. Momentum ini juga menjadi transisi dari para musisi senior kepada musisi muda dengan latar belakang yang berbeda ini untuk tumbuh dan berkembang.

Bermaterikan musisi muda, Happy Project terbentuk dari proses jam session yang diinisiatif oleh Heppy Mulando. Grup yang namanya merupakan akronim dari nama Heppy Mulando ini digawangi oleh Heppy Mulando (gitar), Andre (drum), Erik Chandra Kusuma (piano) dan Gallant Sagita (bass). Sedulur jazz ini berencana membawakan 3 repertoar karya mereka dengan harapan karyanya dapat dinikmati oleh khalayak luas dan selalu konsisten melahirkan karya terbaik.

Selain itu ada juga Phyla, yang digawangi oleh Huda (gitar) dan Tiara (vokal). Mengusung filosofi semut rangrang yang selalu berjabat tangan sebagai tanda untuk silaturahmi dan belajar, Phyla mencoba untuk terus belajar tanpa harus menjadi tinggi dalam berkarya. Musik yang mereka ingin bawakan seperti layaknya sebuah selimut yang nyaman dan dapat dinikmati semua orang sekaligus dapat didengarkan oleh orang-orang dari generasi yang beragam. Phyla juga akan menggandeng David (gitar), Iguh (bass), Ibe (didgerido), dan Jordy (drum). Tidak ingin membawakan karya orang lain, Phyla berhasil menciptakan komposisi dengan sentuhan yang khas dan nantinya akan dinikmati oleh Honn semua.

Semangat sedulur jazz asal Lampung ini untuk berkarya layak untuk diacungi jempol jadi mari kita nikmati komposisi andalan mereka di Ngayogjazz 2018 Honn!