OZMA Quintet (Perancis)

Ketika Jazz, Elektronik dan Rock Bersinergi dengan Apik, OZMA Quintet (Perancis)

Quintet asal Perancis ini mendefinisikan diri mereka sebagai grup yang cukup nyentrik. Bayangkan Honn, apa jadinya jika musik jazz bertemu dengan music elektronik dan rock? OZMA adalah jawabannya. Grup yang digawangi oleh lima orang dari Prancis ini seakan-akan mendobrak tatanan yang ada sehingga memberikan warna yang unik.

Quintet yang energik ini digawangi oleh Stéphané Scharlé (drum/komposisi) dan Édouard Séro-Guillame (bass/komposisi) sebagai penggagas ide-ide di balik komposisi garapan OZMA, lalu ada juga Julien Soro (saxophone), Guillame Nuss (trombon), dan Tam De Villiers (gitar) menjadi bagian yang mengisi kerangka sehingga menjadikan komposisi yang digarap OZMA menjadi satu kesatuan yang utuh. Pada kesempatan kali ini, bekerja sama di bawah naungan L’Insititut Français, OZMA mengadakan World Tour di tahun 2018 ke beberapa negara termasuk Indonesia dan ini akan menjadi penampilan perdana mereka di Ngayogjazz.

OZMA, yang sudah aktif semenjak tahun 2001, telah tampil di empat kontinen serta tampil lebih dari tiga ratus kali di berbagai acara dan festival. Mereka pun sudah menelurkan beberapa album yang telah diappresiasi oleh kritikus musik, diantaranya OZMA on Fire (2017), Welcome Home (2016), New Tales (2013), Peacemaker (2011) dan masih banyak lagi. Makin penasaran dengan eksperimen yang akan dihadirkan oleh quintet asal Perancis ini Honn? Mari rapatkan barisan dan saksikan langsung di Ngayogjazz 2018.