Solo Jazz Society

Komunitas Jazz Solo (Solo Jazz Society)

Sedulur Jazz yang satu ini sudah cukup lama lho Honn terbentuk dan aktif untuk memasyarakatkan jazz di lingkup kota Solo. Terbentuk pada tahun 2007, komunitas ini awalnya diprakarsai oleh Ganggeng Yudana dan awalnya diikuti oleh 10 orang. Seiring berjalannya waktu kemudian sedulur jazz ini berkembang dan saat ini anggota yang masih aktif rata-rata baru. Tidak hanya berusaha untuk memasyarakatkan jazz, rekan-rekan Solo Jazz Society pun aktif dalam memberikan edukasi mengenai musik jazz. Ada jam session yang aktif diadakan setiap seminggu sekali, setiap Jumat malam. Dimulai dengan memberikan pengajaran standard jazz di awal sebagai dasar lalu ada juga open jam session yang lebih bebas untuk bereksperimen dan mengasah kemampuan lebih dalam.

Selain jam session, Solo Jazz Society juga mengadakan workshop dengan menggandeng musisi senior yang sudah memiliki jam terbang tinggi. Pada tahun 2016, Sri Hanuraga digandeng untuk membagikan pengalaman dan juga memberikan pelajaran bagi generasi baru di Solo. Pada tahun ini, Rodrigo Parejo diundang untuk mengisi workshop. Tempat berekspresi terus dikembangkan, salah satunya ada Parkiran Jazz yang merupakan acara rutin tiap 2 bulan sekali setiap kamis terakhir di Balai Soedjatmoko Solo, bekerja sama dengan Kompas Gramedia. Kesempatan ini selain digunakan untuk mengasah dan menampilkan kemampuan, juga untuk menarik minat generasi jazz baru.

Dibawah naungan komunitas jazz ini, para pemuda Solo mendapatkan tempat untuk menumpahkan ide-ide jazz mereka. JB Project kemudian lahir dari proses mengasyikkan ini, yang tumbuh dan berkembang di kota Solo. Dengan konsep modern pop jazz, JB Project menyasar anak-anak muda untuk melepaskan rasa penatnya melalui musik yang memanjakan telinga. Sedulur jazz yang satu ini bulat tekadnya untuk turut andil dalam reriungan di Ngayogjazz dan akan hadir memberi warna yang beragam lho Honn.