WE MUST NOT BE NAMED (WMNBN) & MAGNIFICO (Komunitas Jazz Trenggalek )

Komunitas Jazz Trenggalek

Komunitas Jazz asal Trenggalek kembali ikut andil meramaikan Ngayogjazz 2018 lewat band We Must Not Be Named (WMNBN) dan Magnifico. Band yang masih segar dalam kuping para sedulur jazz karena salah satu band tersebut beranggotakan remaja bertalenta. Belum genap 17 tahun tidak menghentikan semangat WMNBN untuk bermain jazz.

We Must Not Be Named Band digawangi oleh 6 Srikandi yaitu; Salsabilla Cinta (vokal), Intan Caesarianne (gitar), Desita Elysua (bass), Salma Dyah (drum), Kenia Maesthi (keyboard 1) dan Nabilla Dinda (keyboard 2, string, brass). WMNBN tidak begitu saja lahir dan tertarik dengan jazz, mereka menempuh jalur kerja keras untuk memahami musik ini, selagi belia. Walaupun usia masih belia bukan berarti para Srikandi ini minim akan pengalaman. WMNBN telah memamerkan keahlian bermain jazz mereka di berbagai acara, baik nasional maupun internasional. Tidak hanya itu, mereka pun turut serta dalam kemeriahan acara International Jazz Day, Tulungagung. Audisi MLD Jazz Wanted 2017 pun telah membuat jam terbang mereka bertambah lebih banyak lagi. Pada kesempatan yang kedua kalinya ini, We Must Not Be Named band akan menghidangkan sajian jazz standart yang penuh dengan aura riang ala remaja.

Selain WMNBN akan hadir pula Magnifico band, yang tidak kalah menarik. Digawangi oleh 6 personil yang solid, dengan setia akan membawakan fusion jazz kepada para sedulur jazz di Jogja. Siapa saja ya Honn 6 personil itu? Ada Muhammad Azwar Kemal Abdillah (drum), Fairuuz Nurdiaz Amaanullah (bass), Rajendra Aditya Candra Maheswara dan Ryan Saputra  (gitar), Bintang Agustin (piano) serta Sabrina Najwa (vokal). Komplitnya formasi dan warna yang berbeda WMNBN dan Magnifico membuat kita patut menyimak keduanya lho, Honn. Sungguh berwarna bukan sajian jazz dari Trenggalek, selamat berdendang bersama arek-arek Trenggalek ya Honn.