Seorang pianis, komponis dan edukator yang karyanya mengeksplorasi kemajemukan dinamika modernitas dan humaniora digital. Kiprahnya di dunia jazz telah diakui lewat pertunjukan dan rekaman bersama para maestro seperti Keyon Harrold, Leonardo Amuedo, Harvey Mason, Alex Sipiagin, Peter Bernstein, dan Perico Sambeat. Ia juga berkolaborasi dengan sejumlah ikon musik pop dan rock Indonesia, antara lain Glenn Fredly, Tompi, Tohpati, Dewa Budjana, Dira Sugandi, Monita Tahalea, Barasuara, dan Scaller, serta aktif di ranah musik kontemporer bersama Dewa Alit, Dion Nataraja, dan Stevie Susanto.
Komposisi garapannya “II. Deception” berhasil mengantarnya meraih gelar Artis Jazz Terbaik AMI Awards 2024. Di dunia akademik, Sri Hanuraga dipercaya menjabat Kepala Konsentrasi Pertunjukan Jazz dan Pop di Konservatori UPH. Artikelnya, “Jazz, Polemik, dan Hal-hal yang Tak Selesai”, yang dimuat Harian Kompas menjadi perbincangan hangat di kalangan musisi Indonesia.